IKB Bagian Selatan Provinsi Banten Gelar Silaturahmi, Bahas Percepatan Desa Tertinggal Bersama Mendes PDT Yandri Susanto

IKB Bagian Selatan Provinsi Banten Gelar Silaturahmi, Bahas Percepatan Desa Tertinggal Bersama Mendes PDT Yandri Susanto
IKB Bagian Selatan Provinsi Banten Gelar Silaturahmi, Bahas Percepatan Desa Tertinggal Bersama Mendes PDT Yandri Susanto
Banten – Beritapolri.com || Ikatan Keluarga Bengkulu Bagian Selatan (IKBBS) Provinsi Banten menggelar pertemuan silaturahmi santai dalam rangka mempererat hubungan emosional antar-perantau asal daerah Bengkulu. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut mengulas berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan keluarga hingga kontribusi nyata para tokoh perantau untuk memajukan kampung halaman.Sabtu ( 30/05/2026) 

Salah satu poin penting dalam diskusi tersebut adalah dorongan dari masyarakat perantau agar kementerian memberikan perhatian khusus terhadap percepatan pembangunan di Provinsi Bengkulu. Sebagai putra daerah asli Bengkulu Selatan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto, diharapkan dapat mengoptimalkan alokasi anggaran kementerian untuk mendongkrak status wilayah tertinggal dan terpencil di bumi Raflesia.

Fokus utama aspirasi warga tertuju pada kabupaten pemekaran di Bengkulu Selatan, khususnya Kabupaten Seluma. Berdasarkan informasi di lapangan, wilayah tersebut dinilai masih masuk dalam kategori daerah sangat tertinggal, sehingga memerlukan intervensi program pusat agar dapat naik status menjadi minimal daerah prasejahtera.

Merespons positif aspirasi tersebut, Mendes PDT Yandri Susanto menyambut baik komitmen warga perantau. Namun, beliau memberikan catatan kritis sekaligus imbauan tegas agar Pemerintah Daerah (Pemda) di Bengkulu mengelola anggaran negara secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab. Beliau mengingatkan agar tidak ada oknum yang mempermainkan anggaran, sehingga seluruh stimulus pembangunan dari pusat dapat diterapkan secara optimal di lapangan.

"Kita semua harus menjaga nama baik kementerian dan menteri. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengawasan yang tepat dan ketat dari semua elemen masyarakat agar pemanfaatan anggaran ini benar-benar tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa," ujar perwakilan tokoh masyarakat perantau mengutip penegasan dari Yandri Susanto.

Selain membahas agenda pembangunan daerah, organisasi perantau yang awalnya dipelopori dan diketuai oleh Yandri Susanto ini juga menegaskan komitmennya untuk menjaga tradisi silaturahmi melalui pertemuan rutin dua bulanan.

Dalam waktu dekat, IKBBS Banten berencana menggelar momentum Halalbihalal berskala besar. Pihak panitia sangat berharap Mendes PDT Yandri Susanto berkenan memfasilitasi tempat pelaksanaan sekaligus hadir di tengah-tengah keluarga besar perantau Bengkulu untuk mengobati rasa rindu kampung halaman serta memperkuat tali persaudaraan.

RED