Petaka di SPBU Bener Sragen: Honda Mobilio Terguling Hantam Antrean BBM, 6 Orang Luka-Luka

 

Petaka di SPBU Bener Sragen: Honda Mobilio Terguling Hantam Antrean BBM, 6 Orang Luka-Luka
Petaka di SPBU Bener Sragen: Honda Mobilio Terguling Hantam Antrean BBM, 6 Orang Luka-Luka

SRAGEN – Beritapolri.com || Insiden kecelakaan mobil yang mencekam terjadi di jalur utama Sragen–Ngawi, tepatnya di area SPBU Bener, Dukuh Pedakan, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Senin (2/3/2026) siang. Sebuah Honda Mobilio hilang kendali hingga terguling dan menyapu pengendara motor serta operator yang sedang bertugas.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB ini melibatkan Honda Mobilio bernopol AE-1435-JT dan sepeda motor Honda Beat AD-4557-AWE. Kondisi dispenser 1 SPBU yang tengah melayani pengisian BBM mendadak berubah menjadi kepanikan saat mobil berwarna perak tersebut datang tak terkendali.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Kukuh Satria Leksono, mengungkapkan bahwa mobil yang dikemudikan oleh RK (20) melaju dari arah barat (Sragen) menuju timur (Ngawi). Sesampainya di lokasi, kendaraan tiba-tiba oleng ke arah kiri.

"Mobil menabrak pembatas taman SPBU dengan keras hingga terbalik. Dalam posisi terguling, kendaraan tersebut menghantam sepeda motor yang sedang mengisi BBM serta operator yang berada di dekat dispenser," ujar AKP Kukuh dalam keterangannya. 

Akibat hantaman keras tersebut, enam orang dilaporkan mengalami luka-luka. Lima korban dilarikan ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dan satu orang dirawat di RSI Amal Sehat Sragen.

Berikut identitas para korban:

RK (20/Sopir Mobilio): Luka lecet bahu dan lutut (RSUD Sragen).

DA (29/Penumpang): Patah tangan kanan dan luka sobek di dahi (RSUD Sragen).

AP (40/Penumpang): Nyeri leher dan perut (RSUD Sragen).

Septian Wisnu Effendi (33/Pengendara Motor): Luka robek di dagu dan bibir (RSUD Sragen).

Sri Rukmini (39/Operator SPBU): Hematoma di kepala bagian kiri (RSI Amal Sehat).

KD (29/Penumpang): Menjalani observasi medis di RSUD Sragen.

Dua penumpang lainnya, OPR (24) dan KD, dilaporkan dalam kondisi sadar tanpa luka serius yang mengancam nyawa.

Unit Laka Satlantas Polres Sragen segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi kendaraan agar arus lalu lintas di jalur nasional tersebut tidak lumpuh total. Beruntung, tidak ada percikan api atau ledakan meski kecelakaan terjadi tepat di area pengisian bahan bakar.

"Kerugian material ditaksir mencapai Rp15 juta. Saat ini kami masih mendalami penyebab pasti hilang kendali tersebut, apakah karena faktor kelelahan pengemudi atau kecepatan tinggi," tutup AKP Kukuh.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan menjaga konsentrasi, terutama saat memasuki area fasilitas umum seperti SPBU yang memiliki aktivitas padat.

RED