![]() |
| Residivis Kambuhan Begal Pasutri di Tambora Beraksi di 28 TKP dalam 3 Bulan! |
Jakarta Barat - Beritapolri.com || Dua begal bersenjata tajam yang meresahkan warga Tambora, Jakarta Barat, akhirnya berhasil diringkus! Polres Metro Jakarta Barat mengungkap bahwa kedua pelaku, AF dan AS, ternyata adalah residivis spesialis curanmor yang telah beraksi di 28 Tempat Kejadian Perkara (TKP) hanya dalam waktu tiga bulan.
Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Suhartanto, didampingi Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami, menjelaskan bahwa AF dan AS bukan pemain baru dalam dunia kriminal. "Pelaku ini sebelumnya sudah tiga kali menjalani hukuman atas kasus serupa. Baru bebas tiga bulan, mereka kembali mengulangi perbuatannya," tegas Tri di Mapolsek Tambora, Kamis (27/11/2025).
Ironisnya, alih-alih insaf, kedua residivis ini justru kembali beraksi dengan lebih brutal. Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa mereka beroperasi di berbagai wilayah seperti Tambora, Cengkareng, Tamansari, hingga Jakarta Pusat. Namun, baru empat laporan resmi yang diterima pihak kepolisian di wilayah hukum Jakarta Barat.
"Kami mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban untuk segera melapor ke Polsek Tambora maupun Polres Metro Jakarta Barat," imbau Tri.
Terkait kasus viral penodongan pasutri pada Sabtu (15/11/2025) lalu, Tri menjelaskan bahwa pelaku saat itu sedang mencari motor incaran di permukiman warga. Saat melihat korban melintas, mereka langsung merampas barang berharga. "Pelaku memang spesialis curanmor. Saat melihat ada kesempatan, mereka langsung mengeksekusi," jelas Tri.
Dalam setiap aksinya, AF dan AS selalu membawa senjata tajam dan benda menyerupai pistol. Namun, setelah diperiksa, pistol tersebut ternyata hanya airsoft gun mainan yang digunakan untuk menakut-nakuti korban.
SY
Editor : Manda

